Tags

, , , ,

Bent or broken. It’s a family tree.

Tim Burton dan Johnny Depp bergabung kembali untuk yang kedelapan kalinya. Kali ini Burton me-remake cerita serial TV Amerika jaman dulu. Cerita mengenai keluarga Vampir. Eits, jangan udahan dulu, dong bacanya. Ini bukan tentang keluarga Cullen, kok. Ini tentang keluarga Collins. Dan kalo itu belum cukup buat jadi alasan nonton nih film, saya kasih satu alasan lagi: CHLOE MORETZ! :lope:

Tanpa pernah menonton serial original-nya, saya merasa seneng-seneng aja menonton Dark Shadows ini. Meski filmnya memang agak ‘berantakan’ sih. Di awal-awal, nuansanya gothic dan misterius gitu. Keluarga Collins yang merupakan keluarga terpandang di kota mendadak dirundung sial. Ternyata mereka dikutuk oleh penyihir bernama Angelique Bouchard (Eva Green). Apa pasal? Si penyihir cantik patah hati lantaran cintanya ditolak oleh Barnabas Collins (Johnny Depp), putra mahkota bangsawan Collins. Barnabas justru jatuh hati kepada Josette (Bella Heathcote). Angelique yang sirik lagi jahat, menggunakan ilmu sihirnya; dia membunuh kedua orang tua Barnabas, membuat Josette terjun bebas dari tebing, dan ultimately, dia menyihir Barnabas menjadi vampir. Angelique kemudian menghasut penduduk kota untuk menangkap dan mengurung Barnabas di dalam peti mati. Barnabas lantas dikubur idup-idup, eh salah, mati-mati ding!

Tahun 1972, setelah 200 tahun (tepatnya 196 tahun hihi), Barnabas Collins bangkit dari kubur.

Sampai di sini, filmnya berubah menjadi lebih santai dan kocak. Barnabas celingukan di dunia yang sangat berbeda dengan dunia kala dia dikubur dulu. Semua sudah berubah. Tingkah Barnabas cukup mengundang kikik tawa saat dia menantang mobil ataupun saat dia melihat dan menyerang televisi (“What kind of sorcery is this? Reveal yourself, tiny songstress!” lol)

Barnabas kembali ke rumahnya dulu. Rumah itu sekarang dihuni oleh Collins generasi terakhir; Elizabeth Collins (Michelle Pfeiffer) sebagai kepala keluarga dan anak perempuannya, Carolyn Collins (Chloe Moretz). Semenjak kematian istrinya, Roger Collins (Jonny Lee Miller) dan anaknya David Collins (Gulliver McGrath) juga tinggal di sana. Barnabas menemukan bahwa bukan hanya kondisi dunia yang berubah. Kondisi keluarganya juga ikut berubah. Keluarga Collins sedang di ambang kebangkrutan, mereka nyaris jatuh miskin. Bisnis ikan mereka mendapat pesaing tangguh, perusahaan Angel Bay yang dipimpin oleh, tak lain tak bukan, si penyihir Angelique Bouchard. Saking dendamnya, penyihir yang kalo senyum mirip Pevita ini memang menjadikan dirinya hidup abadi demi membikin susah kehidupan keturunan Collins.

Meskipun sekarang suka menghisap darah manusia kalo lagi haus, Barnabas ini sebenernya baek. Sayang ama keluarga. Apalagi sama babysitter keluarga mereka, Victoria yang mirip banget sama kekasih Barnabas dulu. Dengan menyamarkan identitas sebagai ‘Barnabas Collins III yang datang dari pedalaman London’ Barnabas muncul menawarkan pertolongan kepada keluarganya. Mulailah perang bisnis dagang ikan antara vampir dengan penyihir hahahaha

Film ini lalu berkembang menjadi lebih ke komedi. Belum pernah kan liat vampir kena hipnotis ama manusia? 😀 Agak gak konsisten sih, Tim Burton sendiri sepertinya bingung mau dibawa ke mana arah film ini. Belum lagi beberapa plot hole dan ‘loncatan’ cerita yang cukup terasa, dan hanya dijelaskan ala kadarnya. Mungkin karena gak tau cerita aslinya kali yaa. Beruntung cacat ini ketutup ama deretan pemain dengan akting luar biasa. Selain tokoh-tokoh utama yang udah disebut, kita bisa juga melihat Helena Bonham Carter jadi psikiater yang pengen awet muda, Si “Rorschach” Jackie Earle Haley yang kocak sebagai pengurus rumah, dan tentu saja aksi Chloe Moretz yang selalu menawan kalo lagi jadi cewek berandal :unyu:

Dari segi visual, film ini cukup solid. Rumah besar keluarga Collins menyimpan banyak ruang rahasia, yang bikin penasaran gimana cara membukanya. Pertempuran terakhir antara penyihir maniak melawan hantu, vampir, dan werewolf tergolong keren. Rumah gede itu dimantrai sehingga patung-patung ukirannya hidup dan menyerang penghuni rumah. Lukisan-lukisan pada nangis darah terbakar api, wuih epic! Buat yang demen fashion pastinya akan dimanjakan dengan kostum-kostum yang unik dari era 70-an.

Well, this is a good film. But not the best. Palace of Wisdom give 8 gold star out of 10 for this.

 

 

 

That’s all we have for today.

Now go feel the power of wisdom!

……you’re welcome.

Advertisements