Tags

, , , , ,

Kalo nonton suatu film biasanya kita terpesona akan kehadiran tokoh cewek, biasanya berperan sbg pendamping tokoh utama, yang saking manisnya mereka sampe kayaknya mukul lalat aja gak kena (tega maksudnya, sori). Malah terkadang, cewek dalam film justru jadi korban. Diculiklah, dikejar psikopatlah, diputusin pacarlah, disuruh nyucilah, dll.

Tapi cewek dalam list ini berbeda. Mereka masuk ke dalam daftar orang-orang paling gila di dunia. Mereka bukanlah cewek tipe eye-candy (diliat boleh, dipegang apalagi). Saking seramnya, kalo lagi jalan di jidat mereka ada tulisan ”Senggol? Bacok!” hihihihi..

Tenang aja, cewek-cewek ini bukanlah hantu. Mereka manusia. Ada yang unyuu malah hehehe..  

They’re just sick!

 

Honorable mention:
AJ Lee (WWE)

 

 

 

8.  Cherry Darling (Planet Terror)

Cherry:”Name’s Cherry Darling.”
El Wray:”Sounds like a stripper name.”
Cherry:”No, it sounds like a go-go dancer name. There’s a difference.”

This is sick. I mean, look at her! Sebelah kaki cewek ini harus diamputasi karena dimakan zombie yg merajarela di kota. Sebagai gantinya, dia mendapat a modified M4 Carbine with a M203 grenade launcher as attachment to her leg (Thanks to her more-sick-o boyfriend’ El Wray). Dengan senjata di kaki, Cherry lantas berubah menjadi cewek superhero dan membasmi zombie2 di kota.

Crazy. Freak. Weird. You named it

 

 

7. Julie Powers (Scott Pilgrim vs. The World)

Scott:“How are you doing that with your mouth?”
Julie:”Don’t worry how I’m f@#%*ng doing it with my mouth!”

Julie adalah karakter paling nyebelin dalam film Scott Pilgrim vs. The World. Dia dideskripsikan “has issues” dengan semua orang, terutama dengan si Scott Pilgrim. Julie adalah orang yang paling menentang hubungan Scott dengan Ramona. Saking menentangnya, dalam satu adegan digambarkan kalo lampu ruangan aja sampai bisa padam karena peringatan keras Julie kepada Scott. Setiap cewek ini ngomong, selalu keluar sensor di mulutnya hihihi. Dan yang paling seram dari si Julie ini adalah……dia bekerja di mana saja! Di toko kaset, di studio, di café, everywhere!!

 

 

6. Melissa (The Hangover)

“That’s a good idea, Dr. Faggot.” – Melissa

Hubungan antara Stu dan Melissa dalam film The Hangover adalah cerminan dari hubungan paling gak sehat dalam sejarah romansa manusia. Si Melissa ini orangnya terlalu ngekang. Bayangkan, udah 3 tahun bersama, tapi si Stu masih harus berbohong supaya dapat pergi bachelor party ke Vegas! Yet, she’s not buy it. Tiap jam dia nelponin Stu, nggerecokin dengan pertanyaan-pertanyaan gak jelas. Dia benar-benar mengatur hidup Stu. Parahnya, Melissa sendiri diketahui ada main dengan seorang bartender di dalam kapal pesiar. Freaakkkk!!

 

 

5. Hit Girl (Kick-Ass)

“Whatta douche!” – Hit Girl

Bayangkan anak kecil berumur 10 tahun. Manis dan lucu bukan? But not this little girl. She has an attitude. Her language’s offensive. And she can rip your head off before you even got a chance to plead for mercy. I loooveeee Hit Girl :lopelope:

Mindy Macready dibesarkan jauh dari kepolosan anak kecil oleh ayahnya. Dia dilatih untuk menjadi seorang petarung sejak kecil untuk membalaskan dendam ayahnya kepada dunia kriminal. Ibu si Mindy ini tewas dibunuh mafia.. Mainan sehari-hari Hit Girl bukanlah boneka seperti anak2 lain. Mainannya berupa senjata2 macam katana, butterfly knife, pistol, dll. Meskipun begitu, jiwa anak-anaknya masih ada kok. Buktinya? Dia unyuu wkwkwkwk

 

 

4. Esther (Orphan)

“I’ll shoot mommy if you tell.” – Esther to a younger Max

Bayangkan anak kecil berumur 9 tahun. Manis dan lucu bukan? (dejavu ni yee :P). But not this little girl. In fact, she is not a little girl! Esther cuma samaran, aslinya cewek ini bernama Leena Klammer dan berumur..33 tahun! Yep, Esther sebenarnya  adalah 33-year-old-freak-women yang punya penyakit hypopituitarism sehingga badannya tetep kecil, dan punya hobi naksir suami orang, in addition suka membunuh keluarga cowok yang ditaksirnya.

Adegan favorit saya di film Orphan ini adalah saat Esther MATAHIN tangannya sendiri pake alat pembengkok besi untuk meyakinkan ayah angkatnya kalo dia memang dilukai oleh ibu angkatnya..

 

 

3. Bellatrix Lestrange (Harry Potter)

“I killed Sirius Blaaaackk~!” – Bellatrix (singing)

 

Karena kedekatan dan kesetiaannya terhadap Voldemort, Bellatrix diangkat (secara gak langsung) sebagai jenderal dari pasukan Death Eater.  Satu kata buat cewek ini: Menakutkan!

Dialah yang menyiksa kedua orangtua Neville Longbottom dengan kutukan andalannya, Cruciatus, sehingga mereka berdua menjadi gila. Bellatrix bahkan bermaksud melakukan hal yang sama kepada Hermione saat Harry and the gank tertangkap di Malfoy Mansion. Bellatrix jugalah yang bertanggung jawab atas kematian Dobby, si peri-rumah. And on top of all, dia tega membunuh sepupunya sendiri –Sirius Black- dan tampak tidak menyesal melakukannya. Nyanyi-nyanyi malah -, –  

Such a witch!

 

 

2. Mrs. Carmody (The Mist)

Amanda: ”And, well, if you need a friend, someone to talk to….”
Mrs.Carmody: “I have a friend. God, up above. I talk to Him everyday. Don’t you condescend me.”

Bagi yang pernah nonton film The Mist (saya sendiri suka banget sama endingnya :D) pasti tau kalo monster sebenarnya di film ini bukanlah makhluk2 raksasa itu, melainkan Mrs. Carmody. Bukannya nenangin, si ibu ini malah memperburuk keadaan dengan segala omong kosongnya yang melibatkan kalau ini adalah hukuman Tuhan dan dia sendiri adalah utusan Tuhan. Awalnya orang-orang gak ada yang percaya. Tapi, begitu dia berhasil selamat dari lebah raksasa, dan mulai sesumbar kalo itu karena dia adalah “the chosen one” orang-orang mulai tertipu ajaran sesatnya. Lambat laun, pengikutnya yang percaya makin banyak, dan perangainya mulai menjadi-jadi. She then thinks that she is the Lord herself.

Namun saya akui, kalo gak ada Mrs.Carmody, film ini bakal biasa-biasa saja, bahkan dengan ending yang paling mengejutkannya..

 

 

1. Annie Wilkes (Misery)

“..but don’t worry Paul. I’ve prepared for what must be done. I put two bullets in my gun. One for you and one for me. Oh darling, it’ll be so beautiful.” – Annie Wilkes

Peran Kathy Bates sebagai Annie Wilkes di film Misery ini membuktikan bahwa untuk membuat sebuah film thriller yang bagus, gak butuh zombie, gak butuh hantu, gak butuh alien, gak butuh wabah penyakit, dan gak butuh bencana alam. Cukup seorang penggemar fanatik yang rada kurang waras.

Dia bisa menjadi seorang perawat yang sangat care, dan detik berikutnya berubah menjadi psikopat yang mematahkan pergelangan kaki dengan sledgehammer!

Annie Wilkes adalah seorang penggemar novel serial yang berjudul Misery. Saking gemarnya, dia sampai menguntit pengarang nih novel saat sedang berlibur di kotanya. Lucky for her (EXACTLY!) mobil si pengarang, Paul Sheldon, jatuh ke jurang karena badai salju. Annie yang melihat segera menyelamatkan Paul yang mengalami patah kaki dan luka-luka lain. Annie yg mantan perawat lalu merawat Paul dengan penuh perhatian. At least, that is what Paul thinks. Annie ternyata bermaksud menyandra Paul seumur hidup. Dia ingin hidup bersama dengan Paul. Annie akhirnya menampakkan watak aslinya saat dia mengetahui di buku terbaru Paul, Misery diceritakan mati. Annie kalap dan membakar naskah tersebut. Dia lalu menyuruh Paul untuk menulis ulang cerita sesuai kehendaknya jika ingin selamat.

Well, kalo dulu Paul mengatakan dia hidup untuk menulis, sekarang dia harus menulis untuk hidup…

 

 

 

 

 

That’s all we have for today.

Now go and feel the power of wisdom!

………you’re welcome.


 

Advertisements