Tags

, , , , ,

13 November tujuh tahun lalu was a sad day for wrestling. Seorang wrestler, dan kalo boleh dibilang seorang entertainer sejati harus meninggalkan dunia dalam usia yg tergolong muda. Wrestling adalah pekerjaan yang berbahaya. Para pegulat berurusan dengan obat-obatan. Dan Eddie Guerrero, battling a series of drug addictions, adalah sosok yang menginspirasi buat gak pernah menyerah.  He inspired us to fight our demons.

More importantly, he made us want to watch wrestling.

Sampai hari ini dunia masih merindukan sosok humoris Eddie Guerrero, yang dalam waktu hidupnya yang singkat telah menghibur jutaan fans di seluruh dunia. It’s a wonderful mix of styles and technique that can only be found on a wrestler like Eddie. So to honor his great legacy, saya merangkum beberapa match sepanjang karirnya di dunia gulat. Meski beberapa bukanlah match yang hebat, tapi menjadi penting karena sejarahnya dan memiliki kekhususan sendiri. Keunikan yg hanya bisa disuguhkan oleh Eduardo Gory Guerrero Llanes. Inilah My Dirt Sheet A-List Edition: Eddie Guerrero’s 8 Unique and Memorable Matches

 

8. WWE European Championship Match
Eddie Guerrero versus Chris Jericho (champion) with Chyna
(Raw, 4 March 2000)

Pertama kali saya nonton yg namanya Eddie Guerrero itu di pertandingan ini. Dan match-nya kocak sekali. Eddie bertanding sambil ngerayu-rayu Chyna yg waktu itu (ceritanya) masih pacar Jericho. Di sela-sela match, sempet2nya Eddie bergaya dan ngedipin mata ke Chyna

 

“looking good ese?”

 

Chyna yang awalnya pasang tampang “iyyuuuhhhh…” surprisingly malah membantu Eddie mengalahkan Jericho. Eddie berhasil menjadi juara Eropa (title pertamanya di WWE) dan mulailah era Eddie-Chyna yang kita semua kenal dengan Latino Heat era.

“MAMACITA!”

 

7. Intercontinental Championship Ladder Match
Eddie Guerrero versus Rob Van Dam
(RAW, 27 May 2002)

Ada 2 keunikan di pertandingan ini. Pertama adalah pesertanya. Kedua superstar ini sama-sama memakai Frog Splash sebagai jurus andalan mereka. Eddie memakai standar Frog Splash sebagai penghormatan kepada rekan sejawatnya yang udah meninggal dunia, sedangkan Rob Van Dam menggunakan Frog Splash ciptaannya sendiri, Five Stars Frog Splash (baca: loncatan kodok ngangkang)

I called this match; kodok lawan kodok 😀

Keunikan kedua dari match ini adalah,

di tengah2 berlangsungnya pertandingan, seorang penonton (kayaknya fans Rob Van Dam) memanjat barricade dan masuk ke ring. Penonton gila itu mendorong jatuh Eddie yang lagi naik tangga.

Untungnya Eddie bisa mendarat dengan sukses dan segera nonjok tuh orang. Wasit segera datang menyeret penonton itu keluar arena. Tinggal lah Rob Van Dam yang bingung sendiri

“what’d the hell happen, man?”

 

6. United States Championship Match
Eddie Guerrero versus Chris Benoit
(Vengeance, 2003)

Eddie dan Benoit adalah teman akrab. Istilahnya amigos. Sejak bergulat di Jepang dan ECW, WCW, kemudian WWE mereka terus bersama. Ironisnya nasib mereka pun hampir sama. Sama-sama meninggal dalam usia muda. Bedanya, Eddie meninggal dengan nama yg harum, sedangkan Benoit, sejak kasus suicide and double murder-nya itu, well, nama Benoit tidak akan pernah disebut lagi oleh WWE.

Setiap kali Eddie dan Benoit bertemu di atas ring, we know that we were going to get a good match. Termasuk juga match yang satu ini. Final Kejuaraan United States.

This match is a classic example of Eddie’s “Lie, Cheat and Steal” character, yang meskipun sebenarnya berperan sebagai heel (antagonis) tapi penonton tetep nge-cheer karena he is so funny. Eddie berhasil memenangkan pertandingan ini karena bantuan Rhyno yang tiba-tiba datang menyerang Benoit saat wasit lagi ‘tidur’. Joget ‘Shoulder Shake’ Eddie sebelum ngeluarin Frog Splash

“someone’s feeling froggy..”

 

Dan tingkah Eddie yang ketakutan saat Rhyno nge-Gore Chris Benoit ini

 Made me watch this match over and over and over again

 

5. Cruiserweight Championship vs. Mask Match
Eddie Guerrero melawan Rey Mysterio
(WCW Halloween Havoc, 1997)

Pertandingan berumur paling tua di list ini. Eddie dan Rey di saat mereka masih muda sukses menyuguhkan pertandingan yang bakal menjadi tolak ukur Cruiserweight match di masa kini. The match is a classic in every sense. Eddie datang dengan tampang songong penuh kelicikan (sabuk cruiserweight dibiarkan menggantung cuek di bahunya), berjalan dengan sangat lambat dengan tatapan fokus siap nge-bully Rey yang seperti biasa tampil sebagai symphatetic babyface underdog.

 Kostumnya bener2 mengundang belas kasihan

Saat itu, jauh sebelum persona ‘lie, cheat, steal‘nya keluar, Eddie adalah seorang heel yang kejam. Gerakan-gerakannya tampak benar2 seolah dia mau membunuh Rey.  Dia terus menyerang punggung Rey yg cedera. If you watch, you’ll also notice a trend where Eddie loses control of the match whenever he gets cocky and starts beating on Rey instead of working the back. Simpel, tapi begitu menunjukkan betapa Eddie menyelami karakternya. Dan Mysterio bukannya gak melawan loh. Jurus-jurus maut seperti Springboard Moonsault DDT dan Sommersault Into Headscissors dikeluarkannya dengan sempurna, yang saking cepatnya susye buat gue capture -__-‘

Nice move, Rey Rey

 

4. No Disqualification Match
Eddie Guerrero versus Edge
(Smackdown, 26 September 2002)

This is one of the greatest matches of 2002, bahkan mungkin yg terbaik dari yang pernah gue tonton di Smackdown. Edge dan Eddie, dua superstar ini udah dikenal sebagai pegulat yang gak sayang bodih, berusaha menuntaskan masalah mereka dalam no-dq match. Artinya semuanya sah di sini. Pertarungan mereka begitu dahsyat, dengan begitu banyak adegan yang bikin gue tereak ampe kacang gue ketelen.

“Wasit, AWAAASSSS!!”

Di antaranya adalah Eddie delivering a Hilo while Edge was sandwiched in between two ladders, Eddie deliver a sunset flip powerbomb from the top of a ladder, Eddie getting backdropped upside down into a ladder, and Edge hitting Eddie with an implant DDT from the top of a ladder.

Edge berhasil keluar sebagai pemenang. Tapi penonton enggak hanya menyoraki Edge, Eddie juga dapet standing ovation begitu match usai. Lebih meriah malah. Padahal saat itu Eddie kembali meranin tokoh yang jahat loh. Sorakan riuh rendah penonton bergema di stadion, sebagai sign of respect terhadap skill dan dedikasi Eddie Guerrero. Bukti nyata betapa Eddie dicintai oleh para penggemar wrestling.

 

3. WWE Championship
Eddie Guerrero vs. Kurt Angle
(Wrestlemania 20)

Ini  WWE title defense pertama Eddie. Mungkin ini adalah match terbaik dalam karir Eddie selama di WWE. Tapi penikmat match yang cepat mungkin agak bosan menonton duel ini. Eddie dan Kurt sendiri adalah seorang technical wrestler yg hebat. These two had a great back and forth match that saw Eddie narrowly escape various attempts at the Anklelock dari Kurt. Di lain pihak, segala gerakan Eddie pun berhasil ditangkis oleh Kurt sampai akhirnya Eddie mengeluarkan jurus pamungkasnya; Cheat 2 Win! Eddie berhasil memenangkan pertandingan ini dengan melepas sepatunya!

 

Saat Kurt mengeluarkan his final Anklelock, sepatu Eddie lepas, allowing Eddie to score a quick roll up. Dan 1..2..3 Eddie menang besar di Grandest Stage of Them All. Awesome match, awesome finish.

Cinderella story. You’re doing it wrong.

 

2. Single Match
Eddie Guerrero  melawan Mr. Kennedy
(Smackdown, 2005)

Ini adalah pertandingan terakhir Eddie Guerrero. 2 hari setelah match ini Eddie ditemukan meninggal di kamar hotelnya. Seolah mengetahui bahwa ini saat terakhirnya, Eddie kembali menggunakan taktik curangnya untuk menghibur penonton. At some point of this match, serangan liar Kennedy mengenai wasit. Wasit pengsan. Akal bulus Eddie kontan muncul lagi

 Yup, he’s up to no good

 

Eddie mengambil kursi dan melemparkannya kepada Kennedy. Tepat saat itu wasit bangun dan Eddie lantas berpura-pura pingsan.

BUSTED!!

 

Wasit yang mengira Kennedy mukulin kursi ke Eddie langsung mendiskualifikasi Kennedy, resulting Eddie to win the match

=D

Sempat terjadi kontroversi karena di akhir match ini Kennedy memukul Eddie dengan keras pake kursi itu. Karena kejadian ini, ada beberapa fans ada yang menganggap kematian Eddie disebabkan oleh pukulan kursi Kennedy yang terlalu keras.

 

1. WWE Championship Match
Eddie Guerrero ngalahin Brock Lesnar
(No Way Out, 2004)

Pada intinya, story di WWE itu tentang yang baik menang melawan yang jahat. It’s about passion, desire, and achieving your dreams. Setelah puluhan tahun membanting tulang, Eddie tinggal selangkah lagi untuk menggapai impian masa kecilnya, menjadi juara WWE. Tapi tantangan terakhir ini tidak mudah. Eddie harus merebut mahkota juara dari orang yang lebih besar dan tentu saja lebih kuat darinya.

Brock Lesnar.

Juara termuda WWE yang telah mengalahkan The Rock, Undertaker, Hulk Hogan dan sederet nama beken lainnya.

Brock mendominasi sepanjang pertandingan, Eddie dilempar ke sana ke mari. Eddie tidak menyerah. Memanfaatkan semua celah yang ada, Eddie berusaha mencuri-curi kemenangan.  Lesnar is too good tapi keberuntungan memihak kepada Eddie. Goldberg datang dan nge-Spear Lesnar. but that doesn’t get Eddie the win either. He got help, but he still has to beat this demon on his own. Akhirnya Eddie berhasil, dia meng-counter gerakan maut Lesnar menjadi Tornado DDT dan sejurus kemudian sukses terbang dengan Frog Splash.

…one giant frog leap for immortality.

Ini adalah kejuaran dunia pertama buat Eddie Guerrero. Sedihnya, it also is his last..

Damn, I missed Latino Heat..

Sayang, dream match antara Eddie Guerrero  melawan Shawn Michaels gak bakal pernah kejadian.

Note ini ditutup dengan sebuah tebakan bijak dari si Vita

Vita: “pemain smekdon mana yg selalu merasa dirinya rero?”

Gue: “hah? apaan tuh rero?”

Vita: “jawabannya adalah Eddie, Gue-rero! Kyahahahahahahaha”

Gue: – _______–“

ps: if you’re not cheating, you’re not trying.

 

That’s all for now.

Because in life, there are WINNERs and there are…

 

Now go, feel the power of wisdom!

Advertisements