Tags

, , , , , , , , , , , , ,

Baru-baru ini saya membaca artikel di web WWE tentang 50 entrance theme terbaik. Pretty cool list, tho. Musik dengan wwe memang agak susye dipisahin. The superstars need an entrance theme untuk menguatkan karakter mereka. Istilahnya musik itu penting buat pencitraan karakter mereka. Makanya musik tema itu harus cocok sama persona supertarnya. Superstar yang serem akan diberikan musik yang sangar, sedangkan pegulat yang baik musiknya yang heroik pula. Kayak temen saya dulu, dia selalu mengumumkan kedatangannya dengan nyanyi tereak kenceng-kenceng “Aku sedang ingin bercintAAAAA” yaa lumayan, cewek-cewek jadi sempet kabur dulu sebelum dia masuk ke kelas hihihi
Sejak 1980 udah gak teritung lagi berapa superstar yang ada di WWE. Musik mereka semua itu diurus oleh Jim Johnston, composer nya WWE. But sometimes, beberapa band luar diminta untuk ngebawain lagu para superstar. Seperti Motorhead yang ngebawain lagu-lagunya Triple H. Bahkan ada beberapa superstar yang memakai lagu yang bener-bener dari luar, yang bukan diciptakan oleh si Jim Johnston! Hasilnya tentu saja lebih cool saat wrestler keluar diiringi musik-musik mainstream. Hulk Hogan dulu pernah keluar diiringi lagu Eye of the Tiger sebelum ngelawan The Iron Sheik. Wuih, feel match-nya jadi kerasa banget. Belakangan, WWE mulai merambah dengan memakai lagu-lagu mainstream buat dijadiin soundtrack show pay-per-view mereka. Lagu We are Young nya Fun kan jadi lagu tema di Wrestlemania 28. Bahkan beberapa band terkenal pernah memainkan lagu entrance superstar secara langsung di arena.
Tentu saja dengan memakai lagu-lagu terkenal, nama WWE juga akan makin dikenal. Bisa terjadi semacam cross-promotion. Yaaah, selain karena masalah royalty, genre musiknya sendiri tentu saja jadi pertimbangan kenapa sampe sekarang enggak semua superstar dikasih lagu mainstream buat entrance theme mereka. Bisa saja sih mereka keluar pake lagu pop, kayak mashup buatan fans ini nih

Gila aja ada yang nyampurin lagu Mick Foley dengan mmbop nya Hanson, but it works hahaha

Belum lama ini pernah ada kejadian, pas promo Wretlemania 27 yang ditayangin NBC, musiknya Undertaker di-cover pake lagu E.T nya Katy Perry -__-  Reaksi fans jelas campur aduk. Rata-rata angot, sih. Certainly, it would make Undertaker looks weak. Memang sih, kalo buat superstar sekaliber Undertaker musik yang cocok ya memang musik rock atau paling enggak hiphop metal

 

 

So, we made list sendiri buat lagu-lagu mainstream yang dirasa paling keren yang pernah dijadiin tema buat para superstar.

Honorable mention:
Lagu dari luar WWE yang enggak begitu mainstream: Just Close Your Eyes by Waterproof Blonde (Christian theme), Broken Out in Love by Mark Brozer and The Rels (Wyat Family theme), Broken Dreams by Shaman’s Harvest (Drew McIntyre theme),  Three Minute Warning by Two Skinny Js (Jamal and Rosey theme)
Lagu ekslusif buat superstar yang dibawakan oleh band mainstream: Bring It Down by Chris Warren Band (D-Generation X theme), The Game by Motorhead (Triple H theme), Glass Shatters by Disturbed (Stone Cold theme), Booyaka 619 by P.O.D (Rey Mysterio theme), I Walk Alone by Saliva (Batista theme)

 

 

 

8.    Ric Flair theme: “Dawn” section of Also Sprach Zarathustra by Richard Strauss
Oke, maksud mainstream di sini memang bukan cuma lagu yang ada liriknya loh hhihi. Siapa sih yang gak pernah dengar musik klasik yang satu ini?

Musik ini cukup ikonik karena sering muncul di mana-mana. Di film 2001 A Space Odissey, di The Simpsons, di iklan susu juga pernah hahaha. Musik yang terdengar megah ini disatukan dengan Ric Flair si Nature Boy yang licik yang berjalan pelan-pelan dengan gaya khasnya. Apa jadinya?

Epicness.

 

 

 

7.    Victoria theme: “All The Things She Said” by t.A.T.u
Sebelum AJ dan Mickie James, ada satu cewek gila lagi yang sempat mendominasi WWE. Victoria namanya, dan she is the lady that you don’t want to mess with. Vitoria ini suka ngomong sendiri ke cermin, terus tiba-tiba ngamuk dan mecahin tuh cermin ke kepala orang-orang yang tak bersalah. Lagu duo tATu ini cocok sekali menggambarkan karakter Victoria, a woman who completely loses her mind. Tak pelak lagi, status Victoria terangkat karena saat menggunakannya sebagai tema, lagu ini sedang hot-hotnya nongkrong di chart nomor satu lagu pop di sana

 

 

 

6.    Mark Henry theme: “Some Bodies Gonna Get It” by Three 6 Mafia
Sebenarnya lagu rap ini cukup catchy (I like the clapping part), meski terdengar nothing special. Just another rap song with edgy lyrics. Tapi begitu dijadikan lagu tema buat orang paling kuat sedunia, lagu ini berubah menjadi begitu menakutkan.

Tell me Henry doesn’t scared your pants off.. Lirik dan iramanya klop sekali dengan aura menyeramkan Mark Henry. Begitu musiknya mulai, fans langsung tau kalo somebody is about to get their ass kicked.

 

 

 

5.  The Oddities theme: “The Greatest Show” by Insane Clown Posse
The Oddities adalah nama sebuah grup tag team di WWE tahun 1998an, yang berisi freaks. Gimmick mereka adalah orang-orang aneh yang biasa ada di sirkus-sirkus. Awalnya grup ini jahat, tapi semenjak manager mereka diambil alih oleh Sable, Oddities berubah karakter menjadi fun-loving, always-dancing freaks. Dan bagaimanakah cara yang paling mudah untuk membuat penonton mendukung karakter mereka? Catchy entrance music adalah jawabannya

The Oddities biasa datang ke ring sambil diiringi lagu ini, yang dinyanyikan langsung oleh grup rap Insane Clown Posse yang ikut turun ke arena. Meskipun mereka gak pernah memegang sabuk, tapi lagu ini sukses membuat The Oddities menjadi salah satu tim yang paling disukai oleh fans. Simak video berikut, Oddities mendapat cheers yang gak kalah loud dari D-X. We rarely heard that kind of cheers now.

 

 

 

4.  Edge theme: “Metalingus” by Alterbridge

you think you know me… dungtak-dungtak-dungtak-tuduududung tuduududung taktak!”
Sekitaran 2005, Edge turned heel. Edge berubah dari karakter yang dielukan penonton menjadi karakter yang dibenci. Dan lagu dari Alterbridge ini membantunya dalam menyampaikan cerita itu. “On this day, I see clearly, everything has come to light”. Edge mengaku akhirnya dia menyadari kalo selama ini fans telah menahannya untuk maju. Musik ini lantas mengiri hari-hari penuh kebencian Edge. Musik ini bahkan tetep cocok dipake saat Edge kembali menjadi hero and that is a prove how awesome this is.

 

 

 

3.     CM Punk theme: “Cult of Personality” by Living Colour
Ya, personality. Itulah yang paling membedakan CM Punk dengan superstar WWE yang lain. Setelah kejadian ‘CM Punk’s pipebomb’ yang terkenal itu; Punk mati-matian menjelek-jelekkan Vince McMahon dan segala politiknya dalam menangani WWE, si best in the world ini bukannya dibenci tapi malah makin disukai oleh para fans. CM Punk seketika menjadi karakter yang paling controversial dan musik lamanya tidak lagi cocok dipake (it was This Fire Burns from Killswitch Engage, keren juga sih). Punk kembali ke WWE dengan musik yang baru;

lagu rock tahun 90an yang entah bagaimana terasa cocok sekali seolah memang diciptakan untuknya.

 

 

 

2.     Undertaker theme: “Rollin’” by Limp Bizkit
Ah, masih ingat ketika pertama kali ngeliat Taker keluar diiringi lagu ini. Pecaaahhhhh!!!
Kalo diteliti, memang sih lagu rap metal ini sama sekali enggak ada hubungannya dengan karakter American Bad Ass nya Undertaker pada saat itu. Liriknya jauh dengan what Taker do, Taker nya juga enggak ngerap, tapi aura yang kebangun saat Taker menuju arena dengan mengendarai motor lengkap dengan jaket, bandana, dan kacamata hitam sementara lagu Rollin’ berkumandang di latar, wow it’s just so badass!!

Mau tau satu bukti lagi lagu ini cocok sama Undertaker? Well, sampe sekarang setiap kali dengar lagu ini, I think of Undertaker rolling down the isle with his bike.

 

 

 

1.    The Sandman theme: “Enter Sandman” by Metallica
Pada tau ECW gak? Itu loh, wresling promotion bawahannya WWE yang mengusung tema hardcore dan ekstrim. Tak ayal, hampir semua superstar ECW dulu memakai lagu-lagu rock mainstream sebagai entrance theme. Yang paling memorable tentu saja The Sandman. Saat hendak bertanding, Sandman biasanya muncul dari kerumunan penonton. Enter Sandman pun melantun sebagai musik entrance nya. The moment the music hits, fans langsung tau dan sontak menyanyikan lagu tersebut, menyertai Sandman yang berjalan menuju ring sambil minum dan memukul-mukul kepalanya sendiri dengan kaleng bir.  That was an intense moment. Like, emosi penonton dan Sandman sendiri bercapur menjadi satu. So awesome, beautiful, and thrilling.


Sayangnya karena masalah royalti, Sandman hanya sebentar memakai Enter Sandman yang original. Later entrance-nya diganti menjadi Enter Sandman yang dinyanyikan band lain, termasuk Motorhead.

 

 

 

That’s all we have for this time.
What do you think? Haruskah WWE tetap dan lebih sering menggunakan lagu-lagu mainstream sebagai tema superstarnya? Kira-kira genre musik seperti apa yang cocok buat superstar sekarang?

 

 

Well, remember, in life there are winners.
And there are losers.
h5A48FFDB

We be the judge.

 

 

Now go, feel the power of wisdom!

Advertisements