Tags

, , , , , , , , , , ,

Demi memenuhi janji pas di review Melancholy, kesempatan ini akan saya pake buat ngepos review beberapa film yang saya tonton sekitar awal tahunan ampe baru-baru ini. Kemaren itu baru sempet nulis di Path, back then I was kinda busy dan sekarang saya malah kinda lazy buat nulis ulang, so here’s the capture of some of the reviews. Meski lebih mirip ama komen yang panjang, we will called them:

The Mini-Reviews!
Yaaayy  *plok-plok-plok* *potong pita*

 

 

 

BIRDMAN: OR (THE UNEXPECTED VIRTUE OF IGNORANCE)    (2014)
birdman
Ini adalah cerita tentang pembuktian diri, dengan tetap stay true dengan diri sendiri. Pantas banget nyabet Oscar. Presentasi yang menakjubkan, cerita yang bikin otak ribut kayak orang lagi arisan, The Palace of Wisdom gives 8.5 out of 10 gold stars for Birdman.

 

 

 

 

 

TOP FIVE  (2014)
topfive
Film ini ngajarin untuk berani berjuang demi diri kita sendiri, gak peduli betapa banyak yang mungkin bakal enggak setuju. Sentilan kocak. The Palace of Wisdom gives 7 stars out of 10 for Top Five.

 

 

 

 

 

FRANK (2014)
frank1
frank2
Sekali lagi, perang antara idealisme dan komersialisme pasti akan terus terjadi. What we all have to do, is to stop and look back inside of our head. The Palace of Wisdom gives 7.5 big headed stars out of 10 for Frank, and all of his eccentricities.

 

 

 

 

 

BIG EYES (2014)
big eyes
Benarkah “life imitates art?” Mata besar film ini akan mengajak kita untuk mencari apa sebenarnya inspirasi kita di dalam hidup. The Palace of Wisdom gives 8 big-rounded stars out of 10 for Big Eyes.

 

 

 

 

 

ENEMY (2013)
enemy1
enemy2
enemy3
Tak jarang, memang, kita harus mengalahkan musuh demi bisa melangkah maju. Di balik segala teka-tekinya, Enemy menceritakan tentang pria yang berusaha untuk mengentaskan ketakutan nya, bukan laba-laba raksasa, musuh sebenarnya adalah dirinya sendiri.
Such a beauty in chaos, The Palace of Wisdom gives 8.5 golden stars oout of ten for Enemy.

 

 

 

 

 

CINDERELLA (2015)
cindere
Siapa sih yang gak tau kisah Cinderella? Gadis yang disiksa ibu tiri terus ikutan pesta dansa di istana dengan sepatu kaca dan kereta dari labu. Mendorong kita bertanya kepada diri sendiri; Apa kita harus seperti dia, harus punya segala nya dulu buat berani tampil?
The Palace of Wisdom gives 7.5 out of 10 magical stars for Cinderella

 

 

 

Okeh, that’s all we have for now.

Dari segi tema dan pesan, keenam film di atas memang memiliki kesamaan. Percaya kepada diri sendiri. Karena cuma kita sendiri lah yang tahu seberapa besar kemampuan kita. Value ourself, make the best out of what we have, kayak postingan ini; yang tadi karena malas ngepos-we ended up turn it into a different style of posting. Inspirasi, idealisme, dan ketakutan adalah hal utama yang membentuk pribadi kita. Pilihan kita lah sepenuhnya yang menentukan bakalan jadi gimana kita.
“You are essentially who you create yourself to be and all that occurs in your life is the result of your own making.”

 

 

Remember, in life there are winners
..and there are losers.

 
We be the judge.

Advertisements