Tags

, , , , , , , , , , ,

Atau bisa dibilang ini adalah edisi khusus buat Pinokio si boneka kayu!

Dari dongeng-dongeng yang dulu dibacain orangtua saat masih kecil, aku paling suka sama kisah Pinokio. Well, sebenarnya aku lebih tertarik sama Negeri Nikmat nya sih hehehe.

Ketiga film yang akan kupajang mini review nya ini sama-sama memiliki hubungan dengan boneka kayu bandel tersebut. Ada tokoh di dalam cerita mereka yang merupakan makhluk buatan yang berbeda dari yang lain. Mereka bisa memilih, dan itu membuat mereka menjadi sejajar sama manusia. Juga ada konsep tentang penciptaan di dalam cerita-cerita ini will leave us wondering… Makanya jangan heran kalo kebetulan kamu pernah nangkep basah saya lagi bengong habis nonton film-film ini xD

 

 

AVENGERS: AGE OF ULTRON (2015)
ultron1
ultron2
Katanya, film itu bisa dinilai dari tokoh jahatnya. Ultron stand out banget buat saya. Motifnya sensible, karakternya sarkasme cerdas gimana gitu, bener-bener berasa Pinokio gone bad. Sayaaangg banget dia cuma tokoh filler dalam universe film Marvel ini. Avengersnya juga dibikin lebih punya sisi humani. Jembatan bagus buat perang besar di film berikutnya. The Palace of Wisdom gives 8 out of 10 gold stars for Avengers 2

 

 

 

CHAPPIE (2015)
chappie
Dari semua tokoh yg di-review kali ini, Chappie lah yang paling mendekati Pinokio. Kepolosannya dimanfaatkan orang untuk hal-hal yang salah. Chappie juga berjuang mati-matian untuk menolong ‘orangtua’nya, alihalih melawan paus, Chappie membuktikan kasih sayangnya dengan mengalahkan robot gede. Dia juga hormat ama penciptanya. Meski banyak yang ga suka, but I like this movie very much. The Palace of Wisdom gives 8 out of 10 police stars for Chappie

 

 

 

 

A.I. ARTIFICIAL INTELLIGENCE (2001)
ai1
ai2
David juga ingin menjadi anak manusia. Referensi tentang Pinokio digambarkan dengan gamblang di sini. Bahkan plot utamanya adalah tentang David yang ingin mencari Peri Biru. Dalam film ini bukan hanya David yang ditantang, kita yang nonton juga ditantang untuk memikirkan tentang eksistensi, tentang pencipta dan ciptaannya. Meski kerasa agak off di bagian akhir, The Palace Of Wisdom gives 8.5 out of 10 artifical stars for A.I.

 

 

 

 

 
Okay, that’s all we have for now.

“You must prove yourself brave, truthful, and honest. Not to become a real boy. To become the true master of yourself.”

 

 

 

 

Always remember, in life there are winners..
..and there are losers.

 

 
We be the judge.

 

Advertisements