Tags

, , , , , , , ,

It’s been a while since we talked about WWE results here. Terakhir kali bikin result show itu Juli tahun 2012!! Show WWE musim ini akan sangat sibuk dengan pay-per-view yang dijadwalin setiap dua minggu sekali. Terus dalam waktu dekat bakalan ada tur di Singapur, kayak di Kuala Lumpur tahun lalu. Saya rasa WWE butuh diperhatikan lebih, kali aja tahun depan mereka mau ngadain tur di Indonesia hehehe. So here it is, our WWE review is making a comeback! Hanya kali ini kami enggak akan bahas full result nya, it is a different format now. Kami akan bikin layaknya review film-film, dan buat reminder aja; seperti review-review saya yang biasa, saya akan coba untuk tidak but, really, I don’t care about spoiling anything. Di zaman internet era globalisasi sekarang ini you just can’t ask me to slow down any information I have. So yeah, read at your own risk!

payback-2015

 

 

Seperti yang kita udah tahu, Payback adalah semacam big-filler episode. Kalo satu musim WWE kita anggap sebagai satu full movie, maka Payback adalah layaknya opening dari first act movie tersebut. Buat jembatanin event-event penting aja. Jadi gak heran deh kalo pertandingan yang mengisi Payback kali ini juga banyak yg ceritanya gak konklusif. Neville melawan King Barrett yang paling parah. It really went nowhere, dan titel Raja Ring itu sama sekali gak memberikan benefit apa-apa buat Barrett.

Cena dan Rusev bertarung untuk kelima kalinya berturut-turut, kali ini mereka dipertandingkan dalam I Quit Match. Wasitnya cerewet, setiap ada yang kena banting dia selalu nanya “do you want to quit?” Annoying banget, justru saya yang merasa pengen quit di tengah-tengah pertandingan. I like it better when superstars yang nyodorin mic nanyain lawannya mau nyerah ato enggak. Yang bikin makin bego adalah lagi-lagi cerita mereka enggak diselesaikan sempurna. Alur pertandingannya terlalu gampang ditebak, aksi-aksinya kebanyakan mirip ama pertandingan jaman dulu Cena pas lawan Umaga, pake tali ring gitu. Dan endingnya; anak kecil aja pasti bisa nerka kalo Lana bakalan bikin Rusev kalah.
c793d3244222d4a2fa415cdc5f834fd4_crop_north

 

Match pembuka antara Ziggler melawan Sheamus cukup di luar ekspektasi meski saya enggak begitu suka sama bagaimana mereka memainkan story nya. Dengan motivasi konyol tapi se’intense’ itu, seharusnya jalan cerita pertandingan mereka bisa dibuat lebih berasa personal lagi. Pertandingan tag team Diva antara Bella Twins against Naomi dan Tamina terasa cukup fresh, I really like chemistry antara Naomi dan Tamina. Bellas masih gitu-gitu aja, tho. Sucks on Tamina parts jadi bodyguard melulu, but I think Naomi really needs this moment to shine right now. Nih cewek fleksibel banget, jurusnya unik-unik! Sedangkan buat pertandingan Bray Wyatt vs. Ryback, well, saya gak begitu peduli. Yea saya suka sama karakter Bray Wyatt (orang ini butuh megang sabuk kejuaraan secepatnya!!), namun masalahnya sampai sekarang saya masih bingung, apa sih istimewanya Ryback? Kenapa WWE begitu bersikeras ngedorong image karakternya ke penonton? Literally gak ada yang bener-bener baru yang ditawarkan oleh karakter Ryback. Malahan wujudnya ngingetin saya sama Raphael versi Michael Bay, apalagi dalam pertandingan ini Ryback sempet ngeluarin jurus Frog Splash, kontan saya teriak “Turtle Splash, Cowabungaa!!!” Why he still on tv is completely beyond me.

Basically, Payback was a really two match show. Tag Team Championship dan WWE World Heavyweight Championship, dua pertandingan itu aja yang benar-benar keren. Suka their in-ring works, suka sama ending Cesaro-Kidd melawan New Day. Xavier Woods kocak banget di tengah pertandingan teriak-teriak ngingetin wasit tentang freebird rule. Bahkan wawancara New Day sehabis match, yang sambil minum susu itu, I found it was really funny, detil-detil kayak gitu helpful sekali buat ngembangin karakter tim tiga orangan ini. Main event nya on the other hand; standar match ramean, walau begitu, toh banyak spot-spot keren yang sukses bikin aku nonton sambil jingkrak-jingkrak.
11289587_901629623209426_7853350205889743832_o
Dari kita kena php reunion Shield, Kane involvement, “There’s not much else to do so, loser buys the beers?” Roman Reigns sontak bikin ngakak, sampai finishing sequence yang Rollins pakek Pedigree outtanowhere itu, semua cerita di balik pertandingan ini tersampaikan dengan amat baik. Perangai anak emas nyebelin Rollins makin menjadi-jadi. Kasihan Kane, sekali lagi dia harus makan ati demi membantu Authority.

 

 

 

 

 

That’s all we have for now.
Not so great, but I like the work of the performers. Seharusnya keseluruhan acaranya bisa lebih baik lagi. The Palace of Wisdom menjatuhkan palu Match of the Night buat Tag Team Championship 2 out of 3 Falls Match, The New Day mempertahankan gelar melawan Cesaro dan Tyson Kidd!

 

 

 

 

 

Remember, in life there are winners
And there are….
Go go ninja ryback!!!
loser.

 

We be the judge.

Advertisements