Tags

, , , , , , ,

Welcome to the face-off edition of our Path Mini-Reviews!

CYMERA_20150612_175708

 

It is not really that weird membandingkan dua film ini, loh haha! Kedua nya sama-sama sekuel keempat dari franchise nya. Sama-sama nongol lama banget dari film terakhir masing-masing; Jurassic Park 3 keluar pada tahun 2001, sedangkan film ketiga Mad Max rilis lebih dari tiga puluh tahun yang lalu, yaitu tahun 1985. Yup, baik JW maupun MMFD sama-sama udah ditunggu-tunggu oleh penggemar.

Daaan yah, kesamaan kedua film ini berakhir sampai di sini. Buatku, Mad Max Fury Road adalah film pertama Mad Max yang kutonton dan itu sukses membuatku memburu tiga film pertamanya. On the other hand, the original Jurassic Park was kind of a part of my childhood, jadi aku cukup menggelinjang juga menanti film terbarunya ini keluar.

 

JURASSIC WORLD (2015)
jewe1
jewe2
jewe3

 

 

 

MAD MAX: FURY ROAD (2015)
mmfr1
mmfr2

 

 

Let me perjelas lagi kenapa Mad Max yang baru ini begitu awesome. Karena it felt real. Dari film pertamanya, Mad Max selalu adalah tentang kejar-kejaran mobil. Semua kendaraan modifikasi itu, segala kecelakaan itu, si gitar api itu, mereka benar-benar ada. Bukan sekedar efek penyegar mata. Kebayang kan gimana kreatifnya proses pengambilan gambarnya. CGI hanya digunakan untuk background dan badai pasir. Sementara Jurassic World, mereka meninggalkan teknik lama yang melibatkan banyak robot animatronik, dan decided buat gunain CGI untuk majority of the effects. Yea, it works sih buat beberapa scene ‘pertempuran’ antar dinosaurus, tapi untuk shot-shot close up efeknya enggak terasa istimewa. Dari segi presentasi dan storytelling, I say Mad Max: Fury Road all the way!

 

Sekarang kita lihat protagonist nya. Max himself dan Owen. Mantan polisi lalu lintas dan mantan angkatan laut. Yang satu jinakin Raptor, while udah rahasia umum atas apa yang dilakukan Max di dalam kegelapan rawa-rawa itu. Mereka enggak gak-terkalahkan, tapi mereka membuktikan they have what it takes to survive kegilaaan dunianya sendiri-sendiri. Yess, they both are pretty though and awesome! Seri!!

 
Kita bisa menilai film dari tokoh jahatnya. Indominus Rex kentara lebih berbahaya ketimbang Immortan Joe. Motif Joe yang sosoknya mirip gabungan Bane ama Darth Vader ini adalah ngerebut kembali selir-selirnya. Dia mengerahkan pasukannya in to an all out road-war demi bayi yang dikandung istrinya itu. He acted like he’s a god. Rex adalah makhluk ciptaan manusia2 yang mengubah kodrat alam, people who played god. Motif Rex? well, dia reptil purbakala buatan, dia gak butuh motif. Dia ini kayak pemberontak yang menantang langsung penciptanya. Plus dia cerdas dan matinya susah, buat ukuran seekor dinosaurus. So yeah, Jurassic World can get point from that.

 

 

Both are fun films, each have their flaws… tapi yang satu bagus doang, ga spesial while yg satunya lagi qualifies as a great movie. In conclusion The Palace Of Wisdom gives 8.5 gold stars for Mad Max: Fury Road, and gives 7.5 gold stars for Jurassic World.

 

 

 

That’s all we have for now.

Remember, in life there winners

and there are losers.

 

 

 

We be the judge.

Advertisements