Tags

, , , , , , , , , , , , , ,

CNgTAeIVAAAPAvw

I used to like Night of Champions karena menurutku konsep acara nya keren, bayangin satu acara isinya tentang para juara mempertahankan gelar mereka masing-masing. They’d bragged about how they are better ketimbang juara yang lain, dan semacamnya. Namun WWE gak pernah fokus ke situ, malah makin ke sini, sabuk kejuaraan di WWE makin berkurang. Jadinya ya they are forcing masukin non title match, yg menurutku degrading the very name of this ppv.

NOC 2015 sendiri menjanjikan lots of pretty interesting stuff. Seth Rollins harus dua kali turun bertanding, demi kedua sabuk emasnya. Sementara si pemegang koper kontrak sakti, Sheamus terus-terusan ngancem Rollins akan mendapat match nya yang ketiga. Sting untuk pertama kali sepanjang karir gulatnya akan berduel memperebutkan gelar WWE. Dudley Boyz trying to capture their 10th tag titles, dan btw ini adalah kali pertama The Dudleys tanding sebagai tim di ppv WWE sejak One Night Stand 2005!. Charlotte tries to end Nikki Bella longest reign of lameness. Dan misteri terbesar justru datang dari pertandingan yang bukan perebutan kejuaraan; siapa anggota rahasia tim Dean Ambrose dan Roman Reigns di pertandingan melawan Wyatt Family?

Hasilnya?

 

Banyak beredar spekulasi seru di internet tentang bagaimana hal-hal di atas dimainkan, dan WWE- terkenal paling ogah surprisenya ditebak penonton- justru go on dengan outcome yang paling enggak ditebak namun sayangnya juga paling enggak seru.

seruan orang ini yang jadi tim nya Ambrose dan Reigns

seruan orang ini yang jadi tim nya Ambrose dan Reigns

Hahaha no, seriously, the surprise partner nya ternyata adalah Chris Jericho. Selalu keren setiap Jericho nongol tapi kali ini spotlight nya rada kecuri sama seorang fan bego yang dengan entengnya berjalan masuk ke dalam ring, kemudian berdiri tegap di belakang Reigns, lengkap dengan black army vest seolah dia adalah anggota ketiga The Shield! Fan itu was practically breathing on Reigns and Ambrose sebelum akhirnya digiring keluar oleh wasit dan keamanan. Gangerti lagi deh itu awalnya security bisa kecolongan gimana, coba kalo fan itu niat jahat atau pengen sabotase semacamnya, he has more than enough time to do that.

Ngomong-ngomong soal niat jahat, niat Sheamus nge-cash in malam itu juga nyaris terlaksana. Seperti yang sudah diperkirakan. Yang enggak terperkiraan, bahkan oleh aku, adalah niat mulia tersebut gagal karena dihentikan oleh Kane! The Big Red Machine ini balik lengkap pake topeng, api, dan segala macam yang dulu bikin dia begitu keren. Night of Champions ditutup dengan pemandangan merah menyala Kane berdiri di tengah ‘mayat-mayat’ korban Chokeslam from Hellnya, Seth Rollins dan Sheamus. Sending the crowd off with mixed reactions. Will he keep that hellish look for good from now on? Do we really need Kane compete for Rollin’s WWE World Title? Mengapa Sheamus bisa sebego itu?

 

Surprise hambar, bukan berarti kualitas pertandingan nya juga ga berasa. Pertandingan di Night of Champions enggak boring, walau juga enggak banyak yang konklusif. Jake Roberts di podcast nya Steve Austin beberapa waktu lalu sempat nyebut tentang seni in-ring psychology yang sudah jarang digunakan. The New Day dan Nikki Bella tried to used this kind of art on their respective matches. The ‘script’ allowing them to, dan mereka menggunakannya dengan cukup baik. Nikki terus menyerang kaki cidera Charlotte dengan sesongong-songongnya. Takjub juga ngeliat usaha Nikki dan Charlotte. It was the best match anyone has gotten out of a Bella. In-ring psychology gampangnya bisa dilihat di tag team matches, di mana para tim antagonis ‘mengurung’ lawan mereka di dalam ring tanpa memberinya kesempatan untuk nge-tag partnernya. Tim New Day jago dalam hal begini. Terlihat di pertandingan mereka mempertahankan gelar melawan Dudley Boyz ini. Bahkan New Day juga pake taktik get under crowd skin dengan aksi annoying tapi kocak Xavier Woods memainkan alat musik trombone di pinggir ring. Aku suka begitu dia mainin lagu kemenangan Final Fantasy lol! Big E dan Kofi works on Bubba Ray tanpa memberi kesempatan buat D-von masuk. Lebih banyak dari segi jumlah juga turut serta membangun psikologi yang bagus kepada pertandingan ini. Bubba Ray dan D-von sendiri juga jelas bukan orang baru dalam hal strategi tag team. Perpaduan mereka ini menghasilkan pertandingan tag team segar meski sayangnya kita belum bisa tahu siapa yang terbaik lantaran finishnya yang sengaja dibikin nonklusif.
tumblr_nv0dk2QBtf1uyal94o2_500

 

KALO ADA YANG PATUT DIACUNGI JEMPOL MAKA ITU ADALAH SETH ROLLINS. Dia bertanding dua kali, berturut-turut pula. Pertama melawan John Cena untuk kejuaraan United States. Kedua melawan Sting untuk kejuaraan WWE. Dalam kedua pertandingan tersebut, Rollins tampil konstan dan bener-bener prima. Staminanya luar biasa. No sloppy moves. Gerakan combo Superplex yang dilakukannya pas lawan Cena itu keren banget. Rollins nunjukin kalo dia memang a hard worker dan absolutely pantas untuk menjadi lead man buat superstar generasi sekarang. Soal psikologi, I can not emphasize enough on gimana dia jagoan mancing real heat dari penonton. Rollins is also one hell of a seller. Aku selalu suka ngeliat dia berakting seolah jurus lawannya benar-benar menyakitkan. Betapa paniknya dia saat kena kuncian Scorpion Deathlock, menggapai-gapai berontak like that.

Dan STING….. YEA, FREAKIN’ LEGEND! Di umur segitu dia masih bisa tampil fenomenal dan berani taking risky spot. Didorong dari meja komentator satu, crashing ke meja komentator yang lain. Aku bener-bener khawatir ama Sting di pertandingan ini. Lagi, di umur segitu, cedera sedikit aja bisa ngakibatkan karirnya berhenti untuk selamanya. Apa yang dialami Sting sampai pertandingan perlu dihentikan sebentar adalah bukti dedikasi pegulat gaek ini. Sting udah sampe enggak bisa berdiri loh itu. Komentator aja yang berusaha ngeringanin dengan bilang “Sting ducked out the clothesline”, padahal kita bisa liat sendiri sebenarnya Sting terjatuh saat berlari dan gak sanggup bangun lagi. Sting untungnya masih sanggup melanjutkan pertandingan, dia terlihat cukup stabil saat memberikan submission pamungkasnya kepada Rollins. Tapi jelas, pertandingan partai utama ini dihentikan prematurely as Sting harus kalah kena counter roll-up oleh Rollins. I do hope cedera Sting enggak separah yang diperkirakan.

 

Chris Jericho, Dudley Boyz, Masked Kane, belum lagi Sting on a championship match, berasa balik ke Attitude Era lagi gak sih? ahahahaha

Night of Champions adalah SHOW YANG SOLID. ENGGAK GREAT, BUT PRETTY GOOD. Tiga sabuk berpindah tangan. Dua superstar yang balik punya potensi bikin storyline makin angot. Jericho dan Ambrose really intriguing. Dan Charlotte siap memulai reign nya sebagai Divas Champion menggantikan so-called queen bee; the Divas Revolution is on!! Dan jangan lupa, WWE ngasih bocoran kalo bulan depan kita akan melihat pertempuran akbar Undertaker melawan Brock Lesnar dalam Hell in a Cell, wuiihhh!!!! Tapi I still hate it when WWE thinks their fans are stupid. Sepatu, kena lempar sepatu Rusev jadi kalah???!!!

"Houston we have a problem"

“Houston we have a problem”

Sejak kapan coba Moolah, Trish, dan Lita megang Divas Championship? Aku yakin semua setuju, sabuk kupu-kupu itu perlu dimusnahkan dan balikin lagi the real Women’s Title Belt!

 

Ohiya… yea, I realized mungkin some of you datang pengen ngeliat hasil keseluruhannya, so ini dia -awas spoiler, but you already know that-:
1. INTERCONTINENTAL CHAMPIONSHIP Kevin Owens defeated juara bertahan Ryback
2. Dolph Ziggler ngalahin Rusev
3. TAG TEAM CHAMPIONSHIP juara The New Day retains karena The Dudley Boyz menang DQ
4. DIVAS CHAMPIONSHIP Charlotte jadi juara baru setelah ngalahin Nikki Bella
5. The Wyatt Family ngalahin Roman Reigns, Dean Ambrose, dan Chris Jericho
6. UNITED STATES CHAMPIONSHIP John Cena ngalahin juara bertahan Seth Rollins
7. WWE WORLD HEAVYWEIGHT CHAMPIONSHIP Seth Rollins bertahan ngalahin Sting

The Palace of Wisdom agrees John Cena versus Seth Rollins was the Match of the Night, singkat dan padat, juga karena itu satu-satunya pertandingan keren yang resmi ‘berakhir’ di acara ini.

 

 

 

 

 

That’s all we have for now.

Remember in life, there are winners
and there are losers.

thanks, Owens, thanks!!

thanks, Owens, thanks!!

 

We be the judge.

Advertisements